7 Hutan Wisata di Indonesia, Alternatif Tempat Liburan Seru!

wisata keren
0

Wisatakeren - Apa itu hutan wisata? Hutan wisata merupakan kawasan hutan yang dibina dan dipelihara secara khusus guna kepentingan pariwisata dan jenis wisata baru.

Hutan wisata memiliki keindahan alam, kekayaan flora, fauna, maupun alamnya sendiri mempunyai corak khas untuk dimanfaatkan bagi kepentingan rekreasi dan kebudayaan.Nikmati sensasi menyatu dengan alam sambil berkeliling hutan yang teduh. Cocok sekali untuk melepas penat dan sejenak keluar dari aktivitas yang amat sibuk.

7 Contoh Hutan Wisata di Indonesia

1.Hutan Pinus Mangunan, Yogyakarta


Hutan Pinus Mangunan di Yogyakarta adalah hutan wisata yang menawarkan pemandangan indah pepohonan pinus menjulang tinggi. Hutan wisata dengan luas 500 hektare ini dikelola dengan baik oleh Resort Pengelolaan Hutan (RPH) dan dilengkapi berbagai fasilitas, sehingga menjadi tempat yang tepat untuk bersantai dan berfoto-foto.

Di Hutan Pinus Mangunan ini terdapat deretan kursi yang bisa digunakan pengunjung untuk bersantai di bawah tiingginya pohon-pohon pinus. Lokasinya juga berada jauh dari hiruk-pikuk kota, sehingga cocok untuk dijadikan tempat “pelarian” sementara dari rutinitas.

2. Hutan Mangrove Pantai Indah Kapuk, Jakarta

Hutan Mangrove Pantai Indah Kapuk, atau yang lebih dikenal dengan Hutan Mangrove PIK, adalah salah satu contoh hutan wisata yang berada di Jakarta. Hutan ini terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, dan merupakan bagian dari Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk.

Hutan Mangrove PIK adalah salah satu hutan wisata yang memiliki luas sekitar 99,82 hektare dan merupakan salah satu hutan mangrove terbesar di Jakarta. Hutan ini didominasi oleh pohon bakau, yang berfungsi sebagai penahan abrasi pantai dan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna, terutama tanaman bakau.

Kamu bisa mengunjungi hutan mangrove ini dengan menyusuri dek-dek kayu. Bisa juga menyusuri area hutan bakau dengan menyewa perahu sampan.DominoQQ

3. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Jawa Barat


Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda adalah salah satu hutan wisata yang lebih dikenal dengan nama Tahura Bandung. Hutan wisata ini merupakan salah satu destinasi wisata alam yang populer di Kota Bandung dan terletak di kawasan Dago Pakar, Bandung Utara. Luas wilayah Tahura Bandung sekitar 526,98 hektare.

Tahura Bandung merupakan kawasan konservasi yang terpadu antara alam sekunder dengan hutan tanaman dengan jenis Pinus.Hutan ini juga menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna, termasuk satwa liar yang dilindungi, seperti macan tutul, rusa, dan monyet.

Selain flora dan fauna, hutan wisata ini juga dikenal memiliki banyak tempat wisata menarik. Mulai dari situs bersejarah Goa Belanda dan Goa Jepang, Curug Dago, Tebing Keraton, serta Curug Omas.

4. Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus, Sulawesi Utara


Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus merupakan salah satu destinasi wisata alam yang populer di Sulawesi Utara. Hutan wisata ini terletak di Kecamatan Bitung Utara, Kota Bitung, dan memiliki area yang cukup luas, yaitu sekitar 3.196 hektare.

Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus merupakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna, termasuk satwa liar yang dilindungi, seperti tarsius, monyet hitam sulawesi, burung maleo, kuskus, hingga burung rangkong. Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Utara adalah pengelola kawasan cagar alam. Terdapat dua kawasan hutan wisata, yaitu Taman Wisata Batuputih dan Taman Wisata Alam Batuangus.

5. Hutan Mangrove Tarakan, Kalimantan Utara


Hutan Mangrove Tarakan merupakan salah satu destinasi hutan wisata di Kalimantan Utara. Hutan ini terletak tak jauh dari Kota Tarakan yang memiliki luas sekitar 21 hektare. Hutan mangrove ini juga seperti hutan mangrove di PIK yang berfungsi sebagai penahan abrasi pantai. 

Hutan Mangrove Tarakan memiliki area yang berfungsi juga sebagai habitat bagi ragam jenis flora dan fauna. Terutama hewan yang dilindungi seperti bekantan, primata endemik dari Kalimantan. Hutan Mangrove Tarakan juga dikenal dengan nama Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan.

6. Cagar Alam Penanjung, Jawa Barat


Cagar Alam Penanjung merupakan hutan wisata di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Hutan ini terletak di Kecamatan Pangandaran, dan memiliki luas sekitar 34 hektare yang menempati wilayah semenanjung. Cagar Alam Penanjung didominasi oleh hutan tropis dataran rendah, yang merupakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna.

Satwa liar yang dilindungi, seperti macan tutul jawa, elang jawa, landak jawa, penyu hijau, dan banyak lagi juga masuk dalam daftar penghuni cagar alam ini. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Pangandaran adalah pengelola kawasan ini.

7. Hutan Pinus Limpakuwus, Jawa Tengah


Destinasi hutan wisata berikutnya adalah Hutan Pinus Limpakuwus yang berlokasi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Hutan ini terletak di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, dan memiliki luas sekitar 10 hektar. Hutan wisata ini dikelola oleh LMDH atau Lembaga Masyarakat Desa Hutan.

Hutan wisata ini begitu rimbun dengan pohon pinus seperti halnya hutan pinus di Mangunan, Yogyakarta. Panorama indah hutan wisata yang satu ini merupakan spot favorit pengunjung untuk trekking, bermain ATV, melakukan pemotretan pre-wedding, hingga kegiatan outdoor yang menantang lainnya.SAHABATQQ

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)
Sahabatqq